Mendengarkan ada dalam TOPIK I dan TOPIK II, tetapi cakupan bagian ini tidak hanya bergantung pada tingkat ujian, melainkan juga formatnya — PBT atau IBT. Karena itu, jumlah, penomoran, dan cara mengerjakan pertanyaan tidak boleh dipindahkan dari versi kertas ke komputer tanpa pemeriksaan.
Di bawah ini terlebih dahulu dikumpulkan parameter resmi, lalu peta praktis tugas berdasarkan versi PBT yang diterbitkan. Peta ini menunjukkan jenis pertanyaan yang berulang, bukan menyatakan bahwa itu adalah spesifikasi resmi yang tidak berubah untuk sesi mendatang.
1. Jumlah soal dan waktu untuk Listening TOPIK
Listening dalam empat versi ujian
- TOPIK I PBT
- 30 soal · 40 menit
- TOPIK I IBT
- 26 soal · 30 menit
- TOPIK II PBT
- 50 soal · 60 menit
- TOPIK II IBT
- 30 soal · 35 menit
| Ujian | PBT | IBT | Hal penting |
|---|---|---|---|
| TOPIK I | 30 soal, 40 menit | 26 soal, 30 menit | Kedua format menguji pemahaman awal terhadap percakapan sehari-hari, tetapi kumpulan dan antarmuka tugas tidak boleh dianggap sama |
| TOPIK II | 50 soal, 60 menit | 30 soal, 35 menit | Peta PBT dengan 50 nomor tidak dapat dipindahkan ke 30 soal IBT |
| Jawaban | Satu dari empat pilihan pada lembar jawaban | Memilih pilihan dengan mouse dalam sistem ujian | Dalam IBT, tutorial resmi juga menunjukkan pemutaran audio uji otomatis dan pemeriksaan headphone |
Pada TOPIK I PBT, Listening dan Reading berlangsung dalam satu sesi 100 menit; Listening mendapat 40 menit. Pada TOPIK II PBT, Listening berlangsung 60 menit dalam sesi pertama sebelum Writing. Parameter ini khusus untuk PBT.
Peraturan resmi mengizinkan perubahan jumlah dan waktu selanjutnya melalui pengumuman tersendiri. Sebelum sesi tertentu, ada baiknya memeriksa format pendaftaran dan instruksi penyelenggara terkini.
2. Tugas yang muncul dalam TOPIK I PBT Listening
Dalam versi PBT TOPIK I yang diterbitkan, pertanyaan bergerak dari ujaran singkat dan situasi sehari-hari menuju dialog serta pasangan pertanyaan yang saling terkait. Berikut peta struktur berulang berdasarkan satu versi terbuka; nomor membantu bernavigasi dalam bahan latihan, tetapi dapat disesuaikan pada publikasi mendatang.
| Nomor | Yang harus dilakukan | Yang sebenarnya diuji |
|---|---|---|
| 1–4 | Memilih jawaban untuk pertanyaan yang didengar | Bentuk pertanyaan dasar, negasi, dan respons alami |
| 5–6 | Memilih ujaran berikutnya | Keterkaitan pertukaran ujaran singkat |
| 7–10 | Menentukan tempat percakapan | Kosakata situasional dan gabungan beberapa petunjuk objek |
| 11–14 | Menentukan topik percakapan | Pokok umum dialog singkat, bukan satu kata yang dikenal |
| 15–16 | Memilih gambar yang sesuai | Peserta, tindakan, objek, dan detail ruang |
| 17–21 | Menemukan pernyataan yang sesuai isi | Pemahaman tepat atas fakta, waktu, objek, atau hasil |
| 22–24 | Menentukan gagasan utama pembicara perempuan | Sikap atau keinginan yang dinyatakan oleh keseluruhan fragmen |
| 25–30 | Menjawab dua pertanyaan untuk satu fragmen | Gabungan tugas umum dan detail dalam bahan yang lebih panjang |
Kesulitan meningkat bukan hanya karena kecepatan. Pada awal cukup menghubungkan pertanyaan dan jawaban dengan benar; mendekati akhir Anda perlu menahan peserta, perubahan situasi, dan hasil, lalu menjawab dua pertanyaan berbeda berdasarkan satu audio.
3. Tugas yang muncul dalam TOPIK II PBT Listening
Dalam sampel sembilan versi PBT yang diterbitkan, dua puluh pertanyaan pertama secara konsisten terbagi menjadi lima fungsi. Mulai No. 21, satu dialog atau monolog biasanya melayani sepasang pertanyaan: satu menguji fungsi umum, yang lain ketepatan isi.
| Nomor | Jenis bahan | Yang ditanyakan |
|---|---|---|
| 1–3 | Dialog atau pengumuman singkat dengan unsur visual | Memilih gambar atau grafik yang sesuai dengan yang didengar |
| 4–8 | Dialog singkat | Memilih ujaran berikutnya yang paling alami |
| 9–12 | Dialog dengan tindakan yang belum selesai | Menentukan apa yang akan dilakukan perempuan selanjutnya |
| 13–16 | Dialog atau pengumuman singkat | Menemukan pernyataan yang sesuai isi |
| 17–20 | Dialog | Menentukan gagasan utama laki-laki |
| 21–36 | Pasangan pertanyaan untuk dialog dan monolog | Gagasan, tindakan, niat, peran pembicara, atau tema ditambah detail tepat |
| 37–50 | Program pendidikan, wawancara, kuliah, atau fragmen dokumenter | Tema dan isi, alasan, sikap atau posisi, terkadang konteks sebelum fragmen yang didengar |
- Gambar dan ujaran
- Kalimat atau tindakan berikutnya
- Kesesuaian tepat
- Gagasan utama dan niat
- Dua pertanyaan untuk satu fragmen
- Monolog publik atau akademik yang panjang
Ini lebih berguna daripada daftar «mudah — sulit»: unit pemahamannya sendiri berubah. Pada nomor awal unit itu mungkin satu tindakan; di akhir, posisi pembicara, rantai sebab-akibat, atau hubungan antara beberapa bagian pidato.
4. Yang berubah dalam IBT
IBT bukan sekadar tes kertas yang sama di layar. Setelah perubahan 2025, jumlah soalnya lebih sedikit dan waktunya berbeda. Karena itu, buku latihan dengan rute «No. 1–3, No. 4–8…» menggambarkan PBT kecuali dibuktikan sebaliknya.
Tutorial TOPIK II IBT resmi menunjukkan pertanyaan kesesuaian isi yang didengar: suara diputar dalam antarmuka dan jawaban dipilih dengan mouse dari empat pilihan. Tutorial berguna untuk mengenal mekanisme, tetapi satu layar demonstrasi tidak dapat digunakan untuk menyusun kembali komposisi lengkap ujian aktual.
- 01
Tentukan format terlebih dahulu
Periksa saat pendaftaran apakah Anda mengikuti PBT atau IBT; volume, waktu, dan bahan latihan bergantung padanya.
- 02
Buka tutorial resmi
Lihat sebelumnya pemeriksaan headphone, pemutaran audio otomatis, dan cara memilih jawaban.
- 03
Jangan memindahkan penomoran
Latih fungsi pertanyaannya, tetapi jangan menganggap nomor di IBT akan cocok dengan peta PBT.
5. Dua contoh: detail dan niat
Transkrip pendek ini dibuat oleh TopikLab untuk pembahasan dan bukan pertanyaan dari sesi sebelumnya. Yang pertama menunjukkan bagaimana kata yang dikenal menjadi jebakan; yang kedua menunjukkan mengapa niat tidak boleh ditentukan dari satu kata benda.
가: 수진 씨, 우리 오늘 저녁에 같이 영화 볼까요?
나: 오늘은 회사 일이 늦게 끝날 것 같아요. 내일 저녁은 괜찮아요.
Pertanyaan
Kapan lawan bicara perempuan dapat menonton film?
Jawabannya besok malam. 오늘 저녁 muncul dalam kalimat, tetapi merujuk pada usulan yang ditolak; frasa 내일 저녁은 괜찮아요 menetapkan waktu baru yang disepakati.
Jebakan dibangun dari kecocokan kata, sedangkan hubungan yang diuji adalah «diusulkan → ditolak karena pekerjaan → waktu lain disebutkan».
여: 회의 자료를 아직 못 받았어요.
남: 제가 지금 메일로 다시 보내 드릴게요.
Pertanyaan
Apa yang dilakukan laki-laki itu?
Ia berjanji akan mengirim ulang bahan. Buktinya bukan kata 메일, tetapi konstruksi 다시 보내 드릴게요, yang menghubungkan tindakan ulang, manfaat bagi lawan bicara, dan janji pembicara.
Pilihan «menjelaskan isi» dan «mengatakan bahwa ia membaca surat» dekat secara tema, tetapi tidak menjalankan tindak tutur dari ujaran itu.
Untuk menguji logika ini dengan materi baru, pilih kelompok soal Listening di TopikLab sesuai level Anda, kerjakan paket lain, lalu bandingkan jawaban setelah pemeriksaan.
6. Susunan jebakan yang umum
| Jebakan | Bentuknya | Yang diperiksa |
|---|---|---|
| Kata yang dikenal | Pilihan mengulang kata benda dari audio tetapi menghubungkannya dengan tindakan lain | Kata kerja dan hubungan antar peserta |
| Rencana lama | Pilihan mempertahankan waktu atau tempat pertama setelah lawan bicara mengubahnya | Kesepakatan atau hasil terakhir |
| Peserta tertukar | Tindakan benar dikaitkan dengan orang lain | Siapa yang mengusulkan, menolak, bertanya, atau melakukan |
| Detail sebagai gagasan | Contoh yang benar disajikan sebagai posisi umum | Kesimpulan mana yang menyatukan seluruh fragmen |
| Kesimpulan terlalu kuat | Audio mengatakan «mungkin» atau «sering», sedangkan pilihan menyatakan «selalu» | Derajat, negasi, dan modalitas |
| Sebab dan hasil | Kedua fakta terdengar, tetapi hubungannya dibalik | Apa yang terjadi lebih dahulu dan apa yang menjelaskan perubahan |
Untuk memeriksa jawaban, cukup sebutkan frasa minimum dan hubungan yang dibuktikannya. Menerjemahkan seluruh audio berguna setelah percobaan, tetapi saat ujian itu tidak menggantikan pilihan di antara opsi yang mirip.
7. Cara mempersiapkan Listening tanpa mendengar secara acak
- 01
Kerjakan fragmen dalam mode ujian
Jangan jeda sebelum menjawab. Tandai yang diminta: detail, gagasan, niat, tindakan, atau kesesuaian.
- 02
Bandingkan dengan transkrip
Jika teks jelas tetapi suara tidak, masalahnya pengenalan; jika teks juga tidak jelas, diperlukan kosakata, tata bahasa, atau logika fragmen.
- 03
Temukan satu hubungan penentu
Jangan tulis seluruh terjemahan, melainkan sinyal perubahan, negasi, peserta, dan frasa yang memisahkan jawaban dari jebakan terdekat.
- 04
Kembali ke audio tanpa teks
Periksa apakah fragmen yang dibutuhkan kini dapat dikenali dalam aliran, lalu kerjakan tugas baru dengan fungsi yang sama.
Podcast, berita, kuliah, dan drama memperluas pengalaman memahami bahasa Korea, tetapi tidak berkewajiban mengulang mekanisme TOPIK. Gunakan sebagai latar bahasa tambahan; dasar persiapan adalah bahan untuk ujian dan format yang tepat, tempat pertanyaan, pilihan, dan buktinya dapat diperiksa.
Untuk fragmen panjang, jangan catat setiap kata, tetapi empat penyangga: topik, posisi atau masalah, contoh atau alasan, hasil. Dalam dialog, skema lain lebih berguna: tujuan → hambatan → perubahan → kesepakatan.
8. Yang perlu diperiksa sebelum mengerjakan satu bagian penuh
- Ujian dan format yang dipilih sama dengan yang tercantum saat pendaftaran.
- Anda mengetahui jumlah soal dan waktu terkini untuk versi Anda sendiri.
- Dalam PBT, pengisian jawaban pada lembar telah dilatih; dalam IBT, antarmuka resmi dan pemeriksaan headphone telah dilihat.
- Untuk pasangan pertanyaan pada satu fragmen, Anda membaca kedua tugas sebelumnya dan membedakan pertanyaan umum dan detail.
- Kesalahan ditandai menurut jenis: suara, bahasa, fungsi pertanyaan, peserta, hubungan, pengecoh, atau tempo.
- Bagian penuh dikerjakan tanpa jeda dan pengulangan yang tidak tersedia dalam format pilihan.
9. Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Anda perlu memahami setiap kata?
Tidak. Seseorang harus mengenali fungsi pertanyaan dan bukti yang cukup. Tetapi jika suatu kata yang sulit dipahami dicantumkan secara spesifik dalam pembuktian, maka hendaknya diperiksa konteksnya.
Apakah berguna mendengarkan sebuah fragmen berkali-kali?
Ya, jika setiap pengulangan memiliki tugas: mengembalikan pilihan, menemukan bukti, memeriksa transkrip, atau mengulangi pengucapan.
Apakah mungkin mempersiapkan hanya untuk drama dan podcast?
Mereka mengembangkan persepsi bicara, tetapi tidak menggantikan praktik persyaratan, pilihan jawaban, dan kecepatan ujian.
Di mana memulainya jika hasilnya rendah?
Ambil seri pendek pada tingkat yang dapat diakses dan pisahkan alasannya: pengenalan suara, kosa kata, hubungan isyarat, bukti, atau waktu.